Home Mamuju Raih Predikat SPBE Memuaskan, Biro Organisasi Setda Sulbar Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Pela

Raih Predikat SPBE Memuaskan, Biro Organisasi Setda Sulbar Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Pela

113
0
SHARE
Raih Predikat SPBE Memuaskan, Biro Organisasi Setda Sulbar Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Pela

ESENSI7.COM, Mamuju - Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)Tahun 2025 Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) telah selesai dilaksanakan. Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Sulbar memperoleh indeks SPBE 4,38 dengan predikat Memuaskan. Hasil ini lebih baik apabila dibandingkan  dengan tahun  2024  dengan indeks 3,92 predikat Sangat Baik. 

Capaian  ini memperkuat komitmen Biro Organisasi Setda Sulbar dalam mendukung Misi Kelima Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas. 

Menurut Kepala Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik yang juga sebagai Ketua Tim SPBE Biro Organisasi, Subuki, Evaluasi SPBE dilakukan dengan mengukur 30 indikator dari 3 domain yang terdiri dari Tata Kelola SPBE dengan bobot 18 Persen,  Manajemen dengan bobot 58 Persen dan Layanan dengan bobot 24 Persen.

 “Evaluasi SPBE bertujuan untuk mengukur capaian kemajuan, serta meningkatkan kualitas penerapan SPBE, yang bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik  berbasis digital,” kata Subuki di ruang kerjanya, Senin 17 November 2025.

Ia menambahkan, proses evaluasi SPBE yang telah dilaksanakan bukan hanya dalam rangka meraih indeks  tertinggi, namun harapannya dengan capaian tersebut Biro Organisasi dapat dipotret penerapan SPBE-nya, untuk kemudian menentukan langkah strategis dalam upaya perbaikan.

Sementara, Plt. Kepala Biro Organiasi Setda Sulbar, Nur Rahmah Parampasi mengapresiasi pencapaian Tim SPBE sembari  mendorong seluruh jajarannya untuk dapat meningkatkan kualitas penerapan SPBE. 

‘’Penerapan SPBE  bertujuan  mengarahkan pengembangan pemerintahan dan pelayanan publik berbasis elektronik, sehingga masyarakat disuguhkan dengan pelayanan lebih berkualitas dan akuntabel,’’ kata Rahmah. (Rls)