Home Mamuju HMI Mamuju,Warga Kasiwa Berdemo di BPJN Sulbar,Soroti Dugaan Diskriminasi Pembangunan Trotoar & Jln

HMI Mamuju,Warga Kasiwa Berdemo di BPJN Sulbar,Soroti Dugaan Diskriminasi Pembangunan Trotoar & Jln

496
0
SHARE
HMI Mamuju,Warga Kasiwa Berdemo di BPJN Sulbar,Soroti Dugaan Diskriminasi Pembangunan Trotoar & Jln

ESENSI7.COM MAMUJU-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju bersama masyarakat Kasiwa menggelar aksi demonstrasi di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Barat, Senin (17/11/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan ketidakprofesionalan serta diskriminasi dalam pembangunan trotoar dan akses jalan di wilayah tersebut.

Ketua Umum HMI Cabang Mamuju, Dahril, menyampaikan bahwa aksi ini berangkat dari laporan langsung masyarakat Kasiwa. Warga mengaku tidak mendapat akses yang layak karena trotoar di lorong pemukiman mereka tidak dibuka sehingga kendaraan tidak dapat lewat. Sementara itu, akses jalan menuju area perusahaan justru dibuka dengan lancar dan mulus.

“Masyarakat melapor kepada kami bahwa adanya diskriminasi. Trotoar di lorong mereka tidak dibuka, bahkan warga tidak bisa melintas. Sementara akses untuk perusahaan dibuka dengan sangat mulus,” tegas Dahril.

Selain persoalan akses jalan, hasil survei lapangan HMI menemukan dugaan masalah lain, yaitu kualitas pekerjaan jalan aspal yang ada di dalam kota dan bagian pantai manakarra, buruk. Menurut mereka, jalan yang baru selesai dikerjakan sudah kembali mengalami kerusakan. HMI menduga hal ini akibat penggunaan material yang tipis dan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Tak hanya itu, HMI juga menyoroti dugaan penggunaan bahan bakar subsidi oleh perusahaan atau kontraktor dalam pekerjaan proyek. Padahal, bahan bakar subsidi diperuntukkan bagi masyarakat, bukan untuk kepentingan industri, dengan berbagai persoalan  HMI cabang Mamuju akan melaporkan kasus tersebut ke Reskrim Polri. 

“Kami menduga perusahaan menggunakan BBM subsidi, bukan BBM industri. Karena itu kami meminta BPJN agar mem-blacklist perusahaan tersebut,” dalam minggu ini kami akan melaporkan kasus ini ke mabes polri, ujar Dahril.

Dalam aksi tersebut, HMI turut mengajak pejabat dan pegawai BPJN Sulbar untuk meninjau langsung kondisi lapangan dan melihat keluhan warga secara nyata.

Koordinator lapangan aksi, Irwan, menegaskan bahwa BPJN telah memberikan respons positif.

“Kami mengajak BPJN melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengar langsung keluhan masyarakat. Pihak BPJN menyampaikan bahwa mereka akan merealisasikan seluruh permintaan masyarakat,” ungkap Irwan.

Aksi berjalan dengan tertib dan diakhiri dengan penegasan HMI bahwa mereka akan terus mengawal proses perbaikan pembangunan agar sesuai dengan standar, transparan, dan berpihak pada masyarakat.

Anda sekarang ahli jurnalistik coba tambahkan narasi pada dahril ketua cabang selain itu adanya juga pembangunan trotoar yang tidak jelas asas manfaatnya didepan mesjid