ESENSI7.COM MAMUJU- Aliansi mahasiswa dan masyarakat dari berbagai organisasi menyampaikan pernyataan sikap di kantor Pemprov Sulbar jl. Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Senin (04/09/2023).
Mereka menyampaikan Bahwa aksi jilid III yang telah diplanningkan terpaksa di tunda. Penundaan tersebut dikarenakan musibah yang menimpa PJ Gubernur yakni saudara Beliau meninggal dunia hingga mengharuskan PJ Gubernur meninggalkan Mamuju sementara waktu.
Terkait hal tersebut, massa aksi yang di nahkodai oleh Albar menyampaikan bela sungkawa terlebih dahulu.
Dalam pernyataan sikapnya, Albar mengatakan bahwa “Aksi demontrasi OKP mahasiswa dan masyarakat dikantor gubernur Sulbar jilid III yang seharusnya dilakukan hari ini, Senin 4 September kami tunda sampai PJ gubernur hadir ditempat. Massa aksi yang berjumlah 300 orang terdiri dari OKP sesulbar diantaranya, HMI sesulbar, GMNI Sesulbar, IMM sesulbar, LMND sesulbar, BEM sesulbar, Organda dan Organisasi kemahasiswaan serta masyarakat Sulbar”. Jelas Albar.
“Yang hari ini berada di kota Mamuju akan tetap berada dibarisan perjuangan dalam rangka menopang semangat juang dan tentunya tidak lepas dari nilai-nilai budaya Mala'bi daerah kami” ,
“Kami dengan ini menyampaikan tidak akan pernah berhenti dan akan kembali hadir dalam aksi yang kami sepakati Minggu ini setelah PJ Gubernur berada di Sulbar dengan catatan menolak upaya pelemahan dan mendiasi atau audiensi. Kami berharap atas nama moralitas dan kemanusiaan, PJ gubernur dalam hal ini Prof. zudan Arif fakrulloh dapat menerima dan menemui massa aksi "kata perwakilan dari massa aksi, Albar.
Reporter : Idham&Irwan
Editor : i/f









LEAVE A REPLY