ESENSI7.COM MAMUJU-Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh HMI MPO cabang Sinjai dalam melakukan upaya penolakan terhadap aktivitas pertambangan yang ugal-ugalan dan mengancam ruang hidup masyarakat Sinjai mendapatkan respon negatif dari aparat keamanan.
Terlihat aksi tersebut sempat ricuh antara aparat dan kader HMI yang melangsungkan aksi demonstrasi. Pemicu terjadinya kericuhan akibat aparat mencoba mematikan ban bekas yang dibakar oleh massa aksi dari HMI.
Aksi saling dorong pun tak terelakkan, yang diduga mengakibatkan beberapa kader HMI Sinjai mengalami luka dibagian kaki.
Atas insiden tersebut, berbagai pihak menyoroti cara aparat keamanan dalam menangani aksi mahasiswa. Salah satunya dari ketua umum BADKO HMI Sulselbar.
Muh Ahyar saat dikonfirmasi melalui telepon, mengatakan mencam dan turut prihatin terhadap kondisi penanganan aksi yang dilakukan oleh aparat keamanan, “Apa yang dialami oleh saudara saudara kita disinjai adalah satu dari sekian banyak tindakan represif aparat terhadap massa aksi” Ungkap Ahyar.
“Belum kering luka bakar yang saudara kita di Kalimantan sana alami kita kembali dipertontonkan sikap arogan dari aparat keamanan terhadap saudara saudara kita disinjai. Padahal seharusnya dalam penanganan aksi aparat seharusnya lebih bersabar dan humanis” Lanjutnya.
“Atas kejadian Di kabupaten Sinjai tersebut, kami dari BADKO HMI Sulselbar meminta Kapolda Sulsel melakukan evaluasi terhadap Kapolres Sinjai, dan memberikan sanksi terhadap oknum anggota yang terlibat dalam insiden tersebut. Agar kedepannya tidak ada lagi hal hal yang lebih fatal terjadi” Tutup Ahyar Tegas.









LEAVE A REPLY