ESENSI7.COM MAMUJU-
Insiden tabrak lari yang terjadi di dekat Sekretariat HMI Mamuju memicu reaksi keras dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju. Mereka meminta Kapolresta Mamuju untuk mengevaluasi kinerja anggotanya, khususnya dalam menangani kasus tersebut.
Peristiwa itu bermula ketika seorang kader HMI menyaksikan kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil yang mencoba melarikan diri. Audrey, kader HMI, berusaha menghentikan mobil tersebut. Namun, dengan sikap arogan, pelaku tetap memacu kendaraannya, menyeret Audrey hingga 30 meter sebelum akhirnya berhenti.
Menurut laporan, seorang anggota kepolisian bernama Ibrahim sempat menjamin bahwa pelaku akan diproses secara hukum. Namun, ketika dikonfirmasi oleh Sekretaris Umum HMI bersama sejumlah kader, pelaku tidak ditemukan di kantor polisi. Hal ini memicu ketegangan, yang diperburuk oleh sikap Ibrahim yang dinilai provokatif dengan menyarankan kader HMI untuk melakukan demonstrasi dan bahkan mengajak duel satu lawan satu.
Sekretaris Umum HMI Mamuju Hajril, menyatakan kekecewaannya terhadap penanganan kasus ini. “Kami menghormati proses hukum, tetapi tidak akan tinggal diam jika melihat ketidakprofesionalan aparat. Nyawa kader kami hampir terancam akibat arogansi pelaku,” ujarnya.
“Kami tidak ingin lebih jauh mencampuri masalah ini jika pelaku koperatif dan aparat yang saat itu dilokasi pak Ibrahim ini bisa memberikan kita keyakinan bahwa pelaku benar benar diamankan. Kalau berdamai Alhamdulillah tidak ada masalah. Tapi apakah dibenarkan orang yang mabuk membawa kendaraan, makanya kami minta untuk diamankan. Jangan sampai ada korban korban baru” Tegas Hajril.
HMI Mamuju juga mendesak agar Satuan Lalu Lintas Polresta Mamuju bekerja lebih profesional dan objektif dalam menangani kasus ini. Mereka menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga pelaku ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Kami meminta Kapolresta Mamuju untuk mengevaluasi kinerja anggotanya dan memastikan penegakan hukum berjalan sesuai aturan. Kami percaya, keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” Lanjut Aktivis itu.
Dengan sikap kritis, HMI Mamuju menunjukkan komitmennya untuk memastikan hak-hak masyarakat, terutama kadernya, dilindungi oleh hukum. Mereka juga menyatakan siap mengawal kasus itu hingga tuntas.









LEAVE A REPLY