Home Mamuju Hmi Mamuju Kembali Geruduk Kemenag Sulbar, Desak Menteri Agama Copot Kakanwil

Hmi Mamuju Kembali Geruduk Kemenag Sulbar, Desak Menteri Agama Copot Kakanwil

6
0
SHARE
Hmi Mamuju Kembali Geruduk Kemenag Sulbar, Desak Menteri Agama Copot Kakanwil

ESENSI7.COM MAMUJU-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju menggelar aksi demonstrasi di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Barat. Dalam aksi tersebut, HMI melontarkan sejumlah tuntutan keras terkait tata kelola pemerintahan didalam tubuh kemenag Sulbar dibawa kepemimpinan Adnan nota yang memprihatinkan. 

HMI mendesak Kepala Kanwil Kemenag Sulbar segera di evaluasi, dan segera dicopot, tuntutan ini didasarkan pada beberapa kali publik dan mahasiswa menyoroti kebijakan dan keputusan yang sering di tunjukkan pak kanwil selama menjabat, di duga didasarkan pada kolusi dan nefotisme. 

Tak hanya itu, HMI juga menyoroti pengelolaan jasa pengamanan/security di lingkungan Kemenag Sulbar, yang terkesan dipaksakan,  perusahaan diduga  tidak memenuhi seluruh syarat serta mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan pihak ketiga tersebut. 

Massa aksi turut menuntut Kemenag Sulbar memberikan klarifikasi terbuka terkait hasil pemeriksaan Inspektorat mengenai dugaan pungutan liar terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang disebut-sebut melibatkan Kabag TU. HMI meminta persoalan tersebut tidak ditutup-tutupi dan harus dijelaskan secara transparan kepada publik.

HMI juga mendesak Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI turun tangan melakukan investigasi menyeluruh terhadap proyek rehabilitasi dan renovasi madrasah melalui program PHTC Tahun 2025.

Selain itu, HMI meminta Kementerian Agama meninjau kembali proses rekomendasi calon Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar apabila ditemukan indikasi kolusi, nepotisme, konflik kepentingan, maupun proses yang tidak objektif. Pak kanwil ini sudah dua kali melakukan blunder dan mengabaikan kritik terhadap keputusan nya yang diduga menyalahgunakan kekuasaan dengan merekomendasikan kerabat nya atau kerabat dari sang istri. 

Aksi Sempat Memanas

Aksi sempat memanas ketika pihak humas menemui massa demonstran. Situasi tersebut dipicu oleh respons yang dinilai massa aksi tidak menjawab substansi tuntutan.

Koordinator Lapangan (Korlap) HMI Cabang Mamuju, Ihram, mengatakan pihaknya kecewa karena humas yang menemui massa dinilai tidak hadir sebagai fasilitator untuk menjembatani tuntutan dengan pimpinan.

“Penyebab situasi memanas karena humas datang bukan sebagai fasilitator. Justru berbicara bertele-tele dan seolah-olah menanggapi tuntutan kami, padahal itu bukan kapasitasnya,” tegas Ihram.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Mamuju, Dahril, menegaskan pihaknya belum akan berhenti sebelum seluruh tuntutan mendapatkan jawaban yang jelas.

Menurutnya, sejumlah tuntutan HMI hingga aksi berlangsung belum mendapatkan penjelasan yang memadai dari pihak Kanwil Kemenag Sulbar.

“Dari beberapa tuntutan kami, belum ada jawaban yang benar-benar menjawab substansi persoalan. Kami akan kembali meminta penjelasan dan melakukan aksi demonstrasi ketika Kakanwil sudah berada di tempat mungkin setelah 17 Agustus,” ujar Dahril.

HMI Cabang Mamuju menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk kontrol mahasiswa terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Mereka meminta seluruh dugaan persoalan yang disoroti dibuka secara transparan dan diperiksa melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan.

HMI menilai, jika tidak ada jawaban yang terang, maka aksi lanjutan menjadi pilihan untuk memastikan tuntutan mereka tidak berhenti di balik meja birokrasi.

  • TAGS
  • mamuju
Previous articleRayakan Kemerdekaan, KominfoSS Sulbar Bangun Kekompakan Menuju Kinerja Lebih Baik
Next article